Review Tecno Spark 40 - Entry Level di Penghujung 2025

Ismail Fikri
By -

Saya kira, Tecno Spark 40 series hanya diisi oleh dua varian, yakni pro dan pro plus (tanpa varian basic). Ternyata, sebelum beranjak ke tahun 2026, hadirlah Tecno Spark 40 (basic) secara resmi ke Indonesia. Cukup mengejutkan, karena meskipun basic dan tanpa embel-embel pro atau apapun, smartphone ini mampu untuk membuat para pesaing ketar ketir dengan spek dan kelebihan yang dibawanya. Harganya juga ramah dikantong, hanya sekitar satu sampai dua jutaan saja. 


Namanya mungkin kurang begitu menarik, tanpa didampingi kata "Pro" maupun "ultra". Terlepas dari nama yang kurang menarik, ia mampu menutupinya dengan sangat baik. Desain yang premium, elegan, dan kekinian membuatnya sekilas menyerupai smartphone kelas atas yang mungkin menjadi dambaan semua orang. Untuk mengetahui leboh dalam mengenai spesifikasi, kelebihan serta kekurangan dari Tecno Spark 40, kami telah membuat artikel singkat yang membahas itu semua. Simak sampai habis ya...  


Sumber gambar: Situs Resmi Tecno

Spesifikasi Tecno Spark 40

Rilis
Desember 2025
Jaringan
2G / 3G / 4G 
Dimensi
165,6 x 77,7 x 7,6 mm
Layar
6,6" IPS LCD
Refresh rate 120Hz
Resolusi 720 x 1600 pixel (HD+)
Sistem Operasi
Android 15
Chipset
Helio G91 (NFC version)
GPU
ARM Mali-G52 MC2
RAM & ROM
6 | 128GB, 8 | 256GB  (LPDDR4X | UFS 2.2)
Kamera Belakang
50 MP Kamera utama.
Kamera Depan
8 MP
Baterai
5.200mAh (Standar), 45W Charging. 
IP Rating
IP64 (Tahan debu dan cipratan air)
Sensor
Giroskop Perangkat lunak, Sidik jari, IR Blaster.   
Warna
Ink Black, Titanium Grey, Veil White.
Harga
Mulai Rp 1.700.000
Paket Penjualan
Ponsel, Adaptor, Kabel USB Tipe C, Alat Pembuka SIM, Casing pelindung, Paket dokumen. 

Kelebihan

  • Desain Menggoda: Smartphone ini memiliki desain yang cukup familiar, yaitu menyerupai iphone 17 pro max yang berharga puluhan juta rupiah. Mulai dari penempatan tiga kamera dengan pola segitiga di kiri atas dengan bingkai kotak memanjang, hingga casing pelindung dari iphone tersebut juga bisa untuk dipakai HP ini. Hal ini lantas menjadi nilai plus, karena bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan HP sultan tersebut, akan tetapi tidak memiliki biaya untuk membelinya. Selain itu, desain layar nya menggunakan punch hole, tidak seperti kebanyakan HP sekelasnya yang memiliki desain water drop. 
  • Dual Speaker: Kualitas audio menjadi salah satu hal yang kurang begitu diperhatikan untuk smartphone entry-level. Kebanyakan HP dengan rentan harga satu hingga dua juta, hanya dibekali dengan satu speaker saja, sehingga suara yang dihasilkan kurang memuaskan. Berbeda dengan Tecno Spark 40, yang dibekali dengan dua speaker. Kualitasnya juga cukup baik, nyaman untuk sekedar mendengarkan lagu, ataupun menonton film, karena audio keluar dari dua sisi, sehingga lebih imersif. 
  • Layar Luas nan Mulus: Untuk visual, HP ini dibekali dengan layar IPS LCD seluas 6.67". Bagi kamu yang gemar streaming ataupun nonton film, mungkin cocok dengan yang satu ini, karena memiliki kombinasi yang pas antara udio berkualitas, dan visual yang luas. Refresh rate nya juga tinggi, yakni 120Hz. Membuat pergerakan layar menjadi lebih smooth, sehingga nyaman untuk dipandang.  
  • Spek Unggul: Di sektor dapur pacu, Spark 40 menggunakan chipset berupa MediaTek Helio G91, yang performanya cukup unggul untuk HP dikelsanya. Dipadukan dengan RAM hingga 8GB dan Internal hingga 256GB, membuatnya sangat siap untuk diajak bermain game, atau multitaskin ringan sekalipun. Penyimpanan yang luas membuat konsumen tidak perlu khawatir akan kehabisan ruang penyimpanan, ditambah HP ini masih memiliki slot microSD yang mulai dilupakan oleh smartphone keluaran terbaru.
  • Baterai Besar, Charging Cepat: Meski hanya varian reguler tanpa ada imbuhan Pro ataupun yang lain, Baterai yang dimilikinya sama seperti varian pro plus, yakni berkapasitas 5.200mAh. Kecepatan isi daya nya juga sama, yaitu 45W. Hanya saja, smartphone ini belum dilengkapi dengan dukungan wireless charging, seperti yang dimiliki "Pro plus". Hal seperti ini bukanlah kekurangan, karena seperti belum ada smartphone dikelas harganya yang mengantongi fitur wireless charging.

Kekurangan

  • Mono Kamera: Di bagian belakang Spark 40 memang terlihat seperti memiliki 3 kamera. Namun faktanya, hanya ada satu kamera yang berfungsi, yakni kamera utama dengan resolusi 50MP. Dua bulatan hitam kecil yang menemaninya hanyalah gimik, bukannya lensa ultrawide, apalagi telefoto. Hal ini dapat membatasi kreatifitas dan fleksibilitas pengguna dalam fotografi, karena hanya mengandalkan kamera utama saja.   
  • Belum AMOLED: Output visualnya sangat menggambarkan bagaimana HP ini sangat mengutamakan kepuasan konsumen. Terbukti dengan ukuran layarnya yang luas, dan refresh rate tinggi yang dimiliki. Semua itu akan lebih sempurna, apabila panel yang digunakan bukanlah IPS LCD, melainkan AMOLED. Karena, panel AMOLED dapat menampilkan warna yang lebih tajam, kontras tinggi, serta lebih efisiensi daya baterai. Akan tetapi, mengingat ini adalah smartphone entry level, IPS LCD pun sudah cukup guna menekan biaya produksi.
  • Performa Pas-pasan: Meski memiliki RAM dan internal yang cukup besar, performa yang dihasilkan akan terasa kurang bila tidak dibarengi dengan chipset yang mumpuni. Helio G91 memang bukan chipset lawas, tetapu bukan pula yangterkencang di kelasnya. Kata "pas-pasan" mungkin cocok untuk mengambarkan performa chipset yang satu ini. Bahkan, ada smartphone lebih murah menggunakan chipset yang sedikit lebih kencang daripada ini.                       

Kesimpulan

Berbeda dengan Vivo yang menutup tahun 2025 dengan merilis smartphone flagship, Tecno mengakhiri tahun 2025 dengan meluncurkan smartphone entry level, yakni Tecno Spark 40, Smartphone yang sepertinya merombak standar pasar entry level. Kelebihan yang dipunya cukup untuk meragukan bahwa harganya tidak semahal itu. Baterai besar, isi daya cepat, speaker stereo, layar yang luas, juga desain nya yang terkesan berani, karena mirip dengan iphone seri terbaru.


Seperti smartphone lain yang telah dibahas sebelumnya, Spark 40 pun tidak luput dari kekurangan. Kamera belakangnya hanya satu yang berfungsi, sementara dua lainnya adalah sebatas toping. Layar yang digunakan bukanlah AMOLED, sehingga warna visual yang dihasilkan tidak begitu tajam. Selain itu, smartphone ini belum cocok untuk diajak bermain game berat, karene chipset yang digunakan belum begitu mumpuni untuk hal seperti itu. Jika kamu mampu menerima kekurangan yang ada, HP ini sangat bisa untuk kamu pertimbangkan.