Tahun 2025, merupakan tahun pertama bagi Motorola setelah beberapa tahun absen dari pasar smartphone di Indonesia. Ia telah merilis smartphone dari berbagai kelas, mulai dari entry level, hingga flagship. Semuanya memiliki desain yang tidak jauh beda, disertai dengan finishing premium, juga warna yang khas. Di beberapa seri juga memiliki baterai jumbo, ditandai dengan kata "Power di akhir namanya, seperti yang akan kita bahas, yakni Moto G57 Power.
Sebelum beranjak ke tahun keduanya, Motorola merilis satu smartphone lagi, yakni Motorola G57 Power. Angka 57 menunjukan bahwa ia berada dibawah seri G67, dan kata "Power" memiliki arti kekuatan, atau baterai besar yang menjadi salah satu keunggulannya. Lantas, apa saja keunggulan atau kelebihan dari smartphone ini? baca artikel ini selengkapnya, karena akan membahas seputar spesifikasi, kekurangan, hingga kelebihan dari Moto G57 Power.
Spesifikasi Motorola G57 Power
- Rilis
- Desember 2025
- Jaringan
- 2G / 3G / 4G / 5G
- Dimensi
- 166,2 x 76,5 x 8,6 mm
- Layar
- 6,7" IPS LCD
Refresh rate 120Hz (Adaptif)
Resolusi 2400 x 1080 pixel (FHD+) - Sistem Operasi
- Android 16
- Chipset
- Snapdragon 6s Gen 4
- GPU
- Adreno 710
- RAM & ROM
- 8 | 256GB (LPDDR4X | UFS 2.2)
- Kamera Belakang
- 50 MP Kamera utama, 8MP Kamera Ultrawide
- Kamera Depan
- 8 MP
- Baterai
- 7.000mAh (Standar), 30W Charging.
- IP Rating
- IP64 (Tahan debu dan cipratan air)
- Sensor
- Akselerometer, Giroskop, Sensor jarak, Sensor cahaya sekitar, Pusat sensor, Sensor sidik jari, Sensor SAR, Kompas elektronik.
- Warna
- PANTONE Corsair, PANTONE Regatta, PANTONE Fluidity.
- Harga
- Mulai Rp 3.299.000
- Paket Penjualan
- Ponsel, Adaptor, Kabel USB Tipe C, Alat Pembuka SIM, Casing pelindung, Paket dokumen, Bonus SIM Axis.
Kelebihan
- Baterai Jumbo: Seperti yang telah tertulis diatas, kata "Power" pada namanya mengindikasi bahwa HP ini memiliki kekuatan, atau daya tahan baterai yang besar. Kapasitas 7.000mAh bukanlah angka yang kecil untuk smartphone 3 jutaan. Pihak Motorola mengklaim bahwa dengan kapasitas sekian, G57 mampu bertahan selama 60 jam. Hal ini membuat charger terpaksa LDR dengan smartphone nya, dengan waktu yang cukup lama. Kapasitas baterai yang sama, juga dimiliki sang kakak, Moto G67 Power, dan sang adik yang berada di kelas entry level, yakni Moto G06 Power. Smartphone sekarang memang banyak yang memperhatikan konsumen dengan mobilitas dan produktifitas tinggi.
- Kamera Unggul: Bukan hanya baterainya yang besar, Moto G57 Power juga memiliki kamera yang unggul di harga 3 jutaan. Lensa ultrawide yang masih jarang ditemukan pada kompetitor dikelasnya, smartphone ini memilikinya. Selain itu, kamera utamanya juga tidak kalah menarik perhatian. Sony LYTIA 600 dengan resolusi 50MP yang dapat merekam video hingga resolusi 2K 30fps. Resolusi ini juga berlaku untuk kamera depannya. Semua ini sangatlah menunjang kebutuhan fotografi pengguna, karena dapat mengabadikan momen baik dengan sudut pandang lebar, maupun videografi dengan resolusi tinggi.
- Performa Lancar: Menggunakan SoC yang terbilang baru, membuat performa nya baik untuk gaming maupun multitasking terasa lancar. Snapdragon 6s Gen 4 rilis di akhir tahun 2025, yakni bulan yang sama saat smartphone ini rilis. Baterai besar dibarengi dengan performa mantap, tentu kombinasi yang pas bagi kamu yang gemar bermain game, karena mampu menemani mu push rank tanpa terlalu memikirkan baterai HP yang biasanya cepat habis.
- Desain Khas nan Tangguh: Smartphone dari Motorola memang memiliki desain serentak, serta warna khas PANTONE yang membuatnya mudah dikenali banyak orang. Untuk Moto G57 Power sendiri terdapat 3 varian warna, yakni Corsair, Regatta, dan Fluidity. Selain desain dan warna nya yang unik, Smartphone ini juga cukup tangguh dalam hal ketahanan. Dengan berbekal sertifikasi IP Rating IP64 serta standar militer MIL-STD-810H, membuatnya tahan dari debu, cipratan air, jatuh, guncangan, hingga suhu ekstrem. Hal ini memungkinkan smartphone leih berumur panjang.
- Kaya Fitur: Kelebihan yang lain terletak pada banyaknya fitur yang tersedia. Mulai dari fitur khas Motorola (seperti smart connect), fitur kekinian (seperti koneksi 5G, Dual Speaker, NFC,AI), hingga fitur yang mulai ditinggalkan (seperti lubang headset, FM Radio) masih tersedia pada HP ini. "Smartpone Lintas Generasi" mungkin kata yang cukup mewakili untuk menggambarkan berbagai fitur yang terkumpul dalam smartphone yang satu ini.
Kekurangan
- Varian Tunggal: Warna nya mungkin beragam, karena terdapat tiga varian warna. Akan tetapi, macam RAM dan internal hanya tersedia satu, yakni varian 8/256GB. Bagi sebagian pengguna, mungkin penyimpanan sperempat TB terasa kurang, apalagi tidak tersedianya slot microSD untuk menunjang ruang penyimpanan. Oleh karena itu, pengguna harus lebih bijak dan efisien dalam mengelola file.
- Kurang future proof: Sayangnya, Motorola hanya menjanjikan dua kali Security update dan satu kali update software pada smartphone yang satu ini. Untungnya, G57 Power dimulai dari Android 16, sehingga akan mendapat update OS hinga Android 17 nanti. Meski demikian, hal ini tetap menjadi kekurangan karena tidak mendukung penggunaan jangka panjang, walau telah mendukung koneksi 5G.
- Panel IPS LCD: Untuk harga 3 jutaan, refresh rate yang tinggi terasa kurang bila panel layar yang digunakan masih IPS LCD, bukan AMOLED. Meski unggul di segi biaya produksi juga resiko burn in, tapi panel ini umumnya digunakan smartphone kelas entry level. Mengeluarkan duit sebesar 3 juta untuk mendapatkan HP dengan layar IPS LCD rasanya seperti membeli lauk di warteg, ternyata lauk tersebut sisa kemarin. Harganya sama mahalnya, tapi kualitas nya sedikit berbeda.
Kesimpulan
Sebagai penutup di tahun pertamanya kembali ke pasar Indonesia, Motorola merilis smartphone kelas Mid-range yang serba bisa. Dengan hanya dibanderol di harga 3 jutaan, smartphone ini memiliki spesifikasi yang cukup menarik. Baterai nya 7.000mAh, sanggup menemani seharian. Untuk bermain game maupun multitasking, "enteng" baginya karena dibekali SoC yang masih fresh, yakni Snapdragon 6s Gen 4. Kemampuan fotografinya juga unggul, karena lensa Sony LYTIA 600, juga tersedia lensa ultawide.
Sayangnya, kata "Sempurna" masih belum cocok untuk di sandang nya. Pasalnya, Moto G57 Power masih memiliki kelemahan yang mungki dipertimbangkan sebagian besar konsumen. Pertama, smartphone ini hanya memiliki satu varian RAM dan internal (8/256), membuatnya kurang menjangkau kaum mendang-mending yang mencari smartphone dengan penyimpanan lega. Kedua, HP ini kurang cocok bila dijadikan untuk jangka panjang, dikarenakan hanya mendapatkan update software satu kali, dan security patch dua kali saja. Ketiga, layar nya yang masih menggunakan panel IPS LCD dirasa kurang pas untuk smartphone 3 jutaan.

